oleh

Nur Fajri: Proses Lelang Sudah Sesuai Aturan

lintasberita.id- Kabag Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Kabupaten Pringsewu Nur Fajri mengaku proses lelang di Kabupaten Pringsewu sudah sesuai dengan aturan. Hal tersebut di sampaikan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/11/2019).

Nur Fajri mengatakan, masa sanggah yang hanya satu menit tidak menyalahi aturan, karena penyedia yang melakukan penawaran hanya satu.

“Di Dokumen Pemilihan (Dokpel) apabila penawaran satu penyedia, itu bisa di lanjutkan,” ujarnya.

Menurut Nur Fajri, walaupun yang melakukan penawaran hanya satu penyedia pokja tetap wajib menuliskan masa sanggah walau hanya satu menit.

“Di jadwal ada masa sanggah, masa sanggah itu tidak bisa di hapuskan jadi pokja menulis satu menit (di aplikasi,-red), kalau bisa di hapuskan masa sanggah karena hanya satu mungkin di hapuskan, tapi di situ tetap harus di isi walaupun satu menit, kalau satu penyedia itu sesuai dengan edaran mentri PUPR di dokumen pemilihan juga di uraikan, apabila hanya satu penyedia bisa langsung di lanjutkan,” jelasnya.

Ditanya kaitan dengan hanya satu penyedia yang melakukan penawaran di setiap paket saat lelang, Nur Fajri mengatakan bahwa perusahaan yang di masukan penyedia biasanya tidak memenuhi persyaratan.

“Kalau sistem itu terbuka untuk umum yang namanya tender siapa pun bisa masuk jadi selama itu memenuhi persyaratan. Ada yang begitu mendaftar ada lima, tapi yang masuk cuma satu yang memenuhi persyaratan. Jadi mungkin menurut mereka untuk apa mengadakan penawaran,” timpal dia.

Disinggung adanya dugaan kongkalikong antara Pokja dengan pemilik perusahan pendamping dan perusahaan pemenang, Nur Fajri mengaku bahwa itu di luar wewenang dirinya.

“Kalo yang itu di luar wewenang saya. Yang penting saya hanya menjalankan apa yang menjadi tupoksi saya,” jelasnya. (imron)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed