oleh

Oknum Kepala Sekolah Menghindar, Dana PIP Tahun 2018 SDN Batu Badak Dibagikan

Lintasberita.id- Dugaan penggelapan dana PIP (Program Indonesia Pintar) Tahun 2018 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batu Badak, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur masih bergulir. Setelah wali murid beramai- ramai mendatangi sekolah, secara mendadak dana PIP disalurkan.

Korwil Kecamatan Bidang Pendidikan setempat Dewi Astuti, S.Pd saat ditemui dilokasi mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui kenapa penyaluran PIP bisa seperti ini.

“Ini sudah menjadi kontroversi, PIP tahun 2008 tau nya kok belum dibagikan oleh Pak Yakub selaku Kepala Sekolah. Makanya banyak wali murid yang ke sekolahan pertanyakan itu,” kata Dewi, Selasa (7/7/2020).

Masih kata Dewi, bahwa informasi yang ia dapat, Yakub selaku Kepala Sekolah sudah dilaporkan ke Polres Lampung Timur, Inspektorat dan Dinas Pendidikan oleh para wali murid.

“Masalah uang PIP tetap dibagikan hari ini walau pun masalah ini sudah berjan hampir tiga tahun, untuk hukum memang sudah ada laporannya, jadi biarkan semuanya berjalan sesuai dengan hukum dan undang- undang yang berlaku. Saya sudah tidak bisa berbuat apa -apa, jika mimang salah biar hukum yang bicara,” jelas Dewi.

Sementara itu, Usman selaku bendahara sangat menyayangkan kenapa Yakub selaku Kepala Sekolah melakukan hal ini, sudah tau itu salah tapi kenapa tetap di lakukan.

“Saya enggak tau kerna buku rekeningnya pun selama ini mimang dipegang sama pak Yakub, Pak Yakub sendiri sampai saat ini tidak pernah hadir ke sekolah ke sejak kejadian protes wali murid lalu,” kata Usman.

Sementara itu para wali murid mengharapkan kepada penegak hukum dan Dinas Pendidikan agar Yakup di pindahkan dari SDN Batu Badak.

“Kami berharap Yakub pindah dari sekolah ini, jika dibiarkan disini nanti dia berulah lagi,” ungkap salah satu wali murid.

Diberitakan sebelumnya, bahwa PIP di SDN Batu Badak, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur dari tahun 2018 hingga 2020 realisasiannya seolah tidak transparan.

Pada hari Rabu, (1/7), siswa -siswi yang mendapatkan bantuan PIP sebanyak 133, namun yang bisa realisasikan hanya 83, hingga menyisahkan sebanyak 50 lagi yang belum di realisaikan. Sehingga muncul dugaan dana PIP tersebut di gelapkan oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek).

Terkait permasalahan tersebut. Kamis, (2/7) seluruh wali murid berduyun -duyun mendatangi SDN Batu Badak untuk menemui langsung, Yakub selaku Kepala Sekolah untuk meminta pertanggung jawaban terkait program PIP dari tahun 2018-2020 yang sampai sekarang belum direalisasikan.

Wali murid menduga, prgram PIP dari thn 2018-2020 yang belum terealisasi seluruhnya memang unsur kesengajaan dari oknum kepala sekolah tersebut untuk menggelapkan dana PIP. (Muntiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed