oleh

Pandemi Corona, PAD Pesawaran Sektor Pajak Turun

Lintasberita.id- Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pesawaran dari sektor pajak khususnya yang dibayarkan periode bulanan mengalami penurunan akibat pandemi Corona (Covid-19).

Seperti yang diungkapkan Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pesawaran Miryan, dimana selama pandemi Corona ini, banyak penurunan pembayaran pajak, lantaran berkurangnya pendapatan para pelaku usaha.

“Yang jelas ada penurunan yang cukup besar, akibat Corona ini, dimana masyarakat saat ini lebih banyak di rumah, kerja dari rumah dan belajar di rumah, jadi seperti pajak restoran dan parkir terjadi penurunan,” ucap dia, Rabu (8/4).

Disambung Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah Syarif Husin, bahwa pajak periode bulanan mengalami penurunan kurang lebih 50 persen.

“Adanya Corona ini jelas mempengaruhi pendapatan pajak, seperti pajak rumah makan, hotel dan parkir, sekarang rata-rata hanya membayar sekitar 50 persen dari biasanya,” kata dia.

Dijelaskan dia, Pemda Kabupaten Pesawaran pada intinya memahami apa yang dirasakan dan berempati kepada pelaku usaha.

“Pada dasarnya kita mengerti dan memahami karenanya diberikan toleransi. Nah, kalau yang tutup usahanya ya mereka tidak bayar pajak dan hanya pajak reklame, karena itu hitungannya pertahun,” tutur dia.

Meskipun demikian, lanjut dia, pendapatan pajak pertriwulan pertama mengalami peningkatan dari target yang ditentukan.

Dijelaskan dia, bahwa triwulan pertama pada pemungutan pajak parkir sudah masuk 18,47 persen atau sekitar Rp36.940.200 dari target yang ditentukan yakni Rp200juta, lalu pendapatan restourant masuk 23,84 persen dari target 2,75 milyar dan terealisasi Rp 494.651.418.

Sedangkan, pajak reklame, kata dia, telah masuk 21,51 persen dari target Rp 260 juta dan terealisasi Rp 55,920,628, namun itu merupakan pajak yang terhitung pembayarannya selama periode satu tahun.

“Ditahun ini (2020), objek pajak parkir yang tadinya 60 sekarang menjadi 127 objek pajak parkir. Kenaikan ini setelah dilimpahkan dari Dishub ke Badan Pendapatan Daerah,” tegas dia.

Untuk diketahui, dalam melakukan pemungutan pajak dan retribusi, Bapenda Kabupaten Pesawaran menggunakan dasar hukum dari Undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah. (Ref)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed