oleh

Pembuat SKS di Pesawaran Harus Teken Perjanjian Protap Kesehatan

Lintasberita- Pembuat Surat Keterangan Sehat (SKS) bebas Covid-19 diwajibkan menandatangani surat perjanjian ikuti Protap Kesehatan jika hasil tes reaktif.

“Iya, hari ini klinik Ridho Husada mulai membuka pelayanan pembuatan SKS bebas Covid-19, setelah kemarin kita mendapatkan surat penunjukan sebagai salah satu klinik yang melayani pembuatan SKS mandiri. Tetapi sebelum melakukan Rapid Test, pemohon kita minta menandatangani surat perjanjian dengan materai, kalau seandainya mereka reaktif, mereka bersedia untuk dilakukan tracing oleh Dinas terkait dan dilakukan perawatan,” jelas Manager Klinik Ridho Husada dr. Imelda Carolia Selasa (9/6/2020).

Imelda juga menjelaskan, kalau kliniknya tidak hanya membuatkan SKS bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke luar daerah, tetapi juga melayani masyarakat yang hendak mengetahui kondisinya sendiri.

“Kita tidak melakukan pembatasan jumlah pasien yang akan mendaftar setiap harinya, dan pelayanan dibuka sampai pukul 20.00 WIB,” tutur dia.

Sementara ini, sampai dengan pukul 13.00 WIB hari pasien yang telah melakukan Rapid Test sudah sebanyak 18 orang.

“Untuk biaya, sudah disepakati antara Ridho Husada dan Rumah Sakit GMC, setiap sekali Rapid Test dikenakan biaya Rp350 ribu,” jelas dia.

Diketahui, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran telah menunjuk dua pelayanan kesehatan swasta, untuk masyarakat yang ingin membuat SKS bebas Covid-19 secara mandiri, Klinik Ridho Husada yang berada di Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan dan Rumah Sakit GMC yang berada di Desa Taman Sari Kecamatan Gedongtataan. (Im/Ref)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed