Ruwa Jurai

Pemkot Akan Bangun Icon Wisata Keluarga di Kemiling

Walikota Bandar Lampung Herman HN usai rapat perencanaan

foto: istimewa
Bandar Lampung, Lintasberita- Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana akan membuka Taman Wisata Pertanian berupa Agry Park di perkotaan.

Agry Park ini direncanakan berlokasi di Kawasan Jalan Pramuka Bandar Lampung, sebagai wahana rekreasi dan menjaga kelestarian alam.

Hal tersebut diungkapkan oleh Walikota Bandar Lampung Herman HN seusai menerima laporan tim, dalam rangka expose rencana pembangunan taman wisata pertanian (Bandar Lampung Agry Park), di ruang rapat walikota, Senin (27/8) pagi kemarin.

Walikota mengatakan, bahwa taman rekreasi Bandar Lampung Agry Park akan didirikan di Jalan Pramuka, yaitu di dekat Fly Over Pramuka.

Dengan luas lahan sekitar 5 hektar, yang merupakan kawasan hutan yang harus tetap dilestarikan dengan memperbanyak ruang terbuka hijau. “Pertanian disekitar Terminal Kemiling itu akan dibuat rekreasi dengan luas sekitar 5 hektar. Dikawasan itu masih hutan, jadi jangan ditebang, justeru ditambah tumbuhan yang lain agar tetap bisa jadi ruang terbuka hijau,” terangnya.

Selain melestarikan ruang terbuka hijau, lanjut Walikota, di lokasi ini, nantinya juga akan dibuat taman rekreasi yang di lengkapi dengan berbagai fasilitas sebagai pendukung ruang bermain anak dan orang dewasa. “Fasilitasnya kita sediakan permainan untuk anak-anak, kolam pemacingan dan permainan lainnya, termasuk fasilitas umum yang diperlukan,” jelasnya.

Untuk rencana proyek pembangunan sambung Walikota, Bandar Lampung Agry Park akan menggunakan APBD Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan taksiran biaya hingga Rp4 Miliar. “Ya nanti menggunkan APBD Kota, dananya mungkin Rp3-4 Miliar, jangan banyak-banyak pakainya,” jelasnya pula.

Masih menurut Herman, mengenai kapan diresmikan lokasi tersebut, sang Walikota dua periode ini mengaku bahwa pada akhir tahun 2019 mendatang fasilitas ini akan dapat dinikmati oleh masyarakat. “Ya tahun depan, rencananya Desember 2019 sudah bisa dibuka dan dinikmati masyarakat. Dan dalam pengeloaan taman tersebut belum dapat diketahui terkait besaran biaya masuk dan biaya penggunaan fasilitas. Namun yang pasti ini icon Kota Bandarlampung dan untuk masyarakat Bandarlampung,” jelasnya. (*)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

21 − 17 =