oleh

Pengadilan Negeri Tanjungkarang Sosialisasikan e-Court Dan eraterang Kepada Advokad

Sesi foto bersama ketua PN (baju hijau), usai sosialisasi e-Court Dan eraterang

lintasberita.id- Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang kembali mensosialisasikan program e-Court dan eraterang, kali ini kepada para Advokat atau Penasehat Hukum yang ada di Bandar Lampung, yang digelar di ruang sidang utama Bagir Manan Pengadilan setempat. Jum’at (19/7/2019).

Untuk diketahui aplikasi elektronik tersebut diperuntukan untuk memudahkan pelayanan hukum kepada masyarakat. Dengan e-Court, masyarakat bisa langsung mengaksesnya melalui Smartphone atau laptop berbasis internet dan bisa diakses 24 jam dimanapun berada.

e-Court adalah pendaftara perkara secara online (eFiling), yang kemudian mendapatkan e-Skum (Surat Kuasa Untuk Pembayaran Elektronik), kemudian melakukan pembayaran online (ePayment), melakukan konfirmasi pembayaran secara online dan mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan secara online (eSummons).

Panitra PN Tanjungkarang Ahyar Parmika berikan materi.

Aplikasi e-Court saat ini masih di batasi, hanya kepada advokat yang sudah terferifikasi, seperti sudah di sumpah di Pengadilan Tinggi, sudah terdftar ke e-Court dan sudah terferifikasi di Pengadilan sehingga untuk masyarakat umum belum bisa melakukan pendaftaran gugatan sendiri. Aplikasi e-Court bisa di akses di situs https://ecourt.mahkamahagung.go.id .

Sedangkan eraterang yakni pembuatan surat keterangan secara elektronik seperti surat keterangan tidak sedang dinyatakan Pailit, surat keterangan tidak pernah sebagai terpidana, surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilihnya, surat keterangan dipidana karena kealpaan ringan atau alasan politik dan surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang secara perorangan dan atau secara badan hukum yang menjadi tanggungjawabnya yang merugikan keuangan negara.

Ketua Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Bandar Lampung Timur Pradoko mengatakan, bahwa program Pengadilan Negeri ini harus mendapat dukungan dari teman -teman Advokat, maupun Pradi di wilayah Lampung.

“Kita perkenalkan e-Court, yakni pendaftaran perkara, juga ada pembayaran biaya perkaranya, jika perkaranya sudah putus pengembalian uang panjer perkaranya kami sudah tidak memanggil lagi, karena saat mendaftar perkara sudah disertai surat pernyataan panjer perkara dikembalikan melalui rekning masing-masing,” ungkapnya.

Puluhan Advokad ikuti sosialisasi.

Selain itu, pihaknya juga memperkenalkan eraterang, yakni dalam pembuatan surat-surat keterangan, yang biasanya di perlukan oleh orang- orang yang mempunyai kepentingan seperti akan mendirikan Cv, ikut dalam pelelangan proyek, mendaftar sebagai Caleg, dan calon Advokad yang akan di sumpah.

“Kami harapkan bahwa pelayanan prima yang ada di Pengadilan ini mendapat dukungan dan apresiasi dan tindak lanjut dari teman- teman amAdvokad,” kata Timur Pradoko.

Sementara itu, Sekretaris Pradi Lampung Rozali Umar mengatakan, bahwa Peradi menyambut baik sosialisasi yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, dan nantinya akan di informasikan kepada rekan advokad yang saat ini belum dapat hadir.

“Kita akan bantu sosialisasikan tatacara persidangan yang sudah serba online ini, kepada anggota organisasi pradi di Bandar Lampung, dan program ini sangat memudahkan bagi Advokad dalam proses online ini, dalam artian sembari tidur saja kita bisa mendaftarkan perkara. Artinya itu sesuai dengan prinsip peradilan, yang murah, cepat dan tepat,” ungkapnya.

“Dan ini tidak ada KKN, seperti yang sudah di jelaskan secara detail tadi bagaiman sepeser uang perkara pun akan dikembalikan otomatis ke rekening Advokad, dan mudah -mudahan ini bisa meningkatkan pelayanan prima di Pengadilan Negeri Tanjungkarang khususnya,” pungkasnya. (Eko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed