Bandar Lampung Headline Kriminal

Penipuan Rismi Eridasari Tinggal Menunggu Proses Eksekusi

foto: red
Kantor Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjungkarang

lintasberita.id- Penanganan kasus penipuan yang melibatkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandar Lampung atas nama Rismi Eridasari, SH,MH Binti Iskandar Effendi terbilang sangat lamban. Pasalnya, setelah Mahkamah Agung menolak Kasasi dari Rismi Eridasari sedari tahun 2017 lalu, dengan putusan nomor 893 K/PID/2017 hingga saat ini belum juga di Eksekusi.

Rismi Eridasari di vonis satu tahun enam bulan pidana penjara oleh Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjungkarang dengan putusan nomor 1013/Pid.B /2016/PN. Tjk. Tanggal 07 Februari 2017. Namun atas putusan tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Gustiawan dan terdakwa mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tanjungkarang.

Dalam persidangan banding tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Tanjungkarang memutuskan dan mengubah Putusan nomor 1013/Pid.B /2016/PN. Tjk. Tanggal 07 Februari 2017 yang memvonis satu tahun enam bulan naik menjadi tiga tahun pidana penjara dengan putusan nomor 18/PID/2017/ PT. TJK, Tanggal 06 April 2017.

Menurut Humas Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Yesayas Tarigan, bahwa kasus Rismi Eridasari tersebut Pengadilan Tinggi Tanjungkarang menerima banding Jaksa dan terdakwa yang di mintakan untuk mengubah putusan nomor 1013/Pid.B /2016/PN. Tjk.

“Saat di banding, Majelis Hakim memutuskan bahwa Rismi Eridasari, yang dulu di Pengadilan Negeri di vonis satu tahun enam bulan, di PT naik menjadi tiga tahun pidana penjara, kemudian terdakwa mengajukan Kasasi,” kata Yesayas Tarigan.

Sementara terkait Kasasi Rismi Eridasari, Jaksa Penuntut Andi Gustiawan saat di temui di kantornya mengatakan, bahwa benar ia merupakan jaksa yang meperkarakan Rismi Eridasari. Namun hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi putusan dari Mahkamah Agung RI terkait penolakan Kasasi tersebut.

“Iya memang benar saat itu saya yang pegang perkara itu, saya malah belum tau kalau putusan kasasi sudah turun, coba cek ke Pengadilan, kok saya belum di beri tahu,” kata Andi Gustiawan.

Saat wartawan mempertanyakan terkait putusan Kasasi dari Mahkamah Agung RI tersebut, staff Pengadilan Negeri Tanjungkarang Zailani membenarkan bahwa sudah turun, pihaknya baru mengirimkan untuk di segera di proses.

“Ia bang, susah bang nyari berkas itu, tapi sudah kita kirim Jum’at (5/7/2019) kemarin untuk segera di proses,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi kepada Kasi Intel Kejari Bandar Lampung Idwin Saputra menjelaskan, bahwa jika berkas tersebut di kirimkan, maka Jaksa harus mengajukan menunggu perintah dari atasannya, kemudian Jaksa mengabil petikan putusan dan salinan putusan di Pengadilan. Kemudian Jaksa kembali melaporkan ke atasan.

“Apabila sudah terpenuhi, biasanya Jaksa diperintahkan untuk mencari orang tersebut untuk di Eksekusi, jika dalam waktu dua minggu belum ada perkembangan makan Jaksa akan di panggil kembali, selanjutnya bisa di tetap DPO jika memang tidak ketemu, tunggu saja dua minggu ini, secepatnya akan diproses,” kata Indwin. (Red)

Add Comment

Click here to post a comment

6 + = 7

 

Lintas Berita di Twitter