Headline

Peredaran Pupuk Palsu, Dinas Pertanian Tuba Turun Lapangan

Tulangbawang, Lintasberita- Dinas Pertanian Kabupaten Tulangbawang merespon perintah Bupati Winarti untuk turun langsung mengecek dugaan peredaran pupuk palsu di Kabupaten Tulangbawang.

Sekretaris Dinas Pertanian Tulangbawang Kenedi mewakili Kepala Dinas Sumarno mengungkapkan, setelah mendengar penangkapan empat pelaku pengedar pupuk palsu oleh Polres Tulangbawang, pihaknya langsung turun melakukan kroscek lapangan.

“Kita sudah kroscek kemarin di lapangan ke kios – kios resmi. Nggak ada pupuk palsu yang dijual disana,” jelas Kenedi.

Sementara itu, terkait laporan keluhan dari petani, hingga saat ini Dinas Pertanian Kabupaten Tulangbawang belum menerima pengaduan maupun keluhan petani mengenai peredaran pupuk palsu di wilayah setempat.

“Kami belum menerima pengaduan petani atau gapoktan tentang peredaran pupuk palsu dan menggunakan pupuk palsu,” ungkapnya.

Menurutnya, jika memang nantinya dilapangan menemukan ada kios resmi yang menjual pupuk palsu, maka pihaknya berjanji akan memberikan sanksi tegas.

“Kita akan cabut ijinnya kalau memang ada kios resmi menjual pupuk palsu,” tegasnya.
Lanjutnya lebih dalam, saat ini kios resmi yang menjual pupuk di Kabupaten Tulangbawang diperkirakan mencapai 100 kios lebih.

Sementara, untuk membedakan pupuk palsu dan asli, Kenedi menjelaskan dapat dilihat secara visual berbeda dari segi bentuknya.

Sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Tulangbawang pada Minggu (18/2) lalu menangkap empat pelaku pengedar pupuk palsu di Jalan Lintas Rawajitu, Penawartama.

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti 25 sak pupuk NPK Mutiara palsu dengan total 1 ton 250 kilogram.

Penangkapan ini juga menjadi atensi khusus Bupati Tulangbawang Winarti dan Ketua DPRD Sopi’i. Instansi eksekutif dan legislatif tersebut langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan kroscek lapangan terkait dugaan penyebaran pupuk tersebut. (wan)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

9 + 1 =