oleh

Perusahan Di Campang Jaya Tanpa Papan Nama Bebas Beroperasi

Lintasberita.id – Rasa penasaran warga terhadap sebuah rumah hijau yang berada di Kelurahan Campang Jaya, Sukabumi Bandar Lampung mulai terkuak. Pasalnya, bertahun – tahun warga hanya melihat kegiatan keluar masuk mobil boks dan mobil puso saja dan tidak tahu ternyata sebuah perusahaan.

Sumber media ini mengatakan, jika sepengetahuannya rumah tersebut memang tidak pernah memasang papan nama (Plang) sejak ada yang menempati bangunan, hanya tulisan bagunan yang hendak dijual.

“Memang dari dulu saya lihat tidak ada itu plang perusahaan, yang ada tulisan rumah ini mau dijual,” kata sumber.

Dia menambahkan, jika sepengetahuannya perusahaan tersebut hampir setiap hari beroperasi, namun tidak terlalu mencolok lantaran keluar masuk barang dari belakang rumah.

“Operasi terus itu keluar masuk mobil, kalau dari depan cuma parkir dua mobil, mobil angkutnya lewat belakang karena gudangnya ada di belakang, jadi gak terlalu mencolok, sehingga orang yang lewat itu pasti tahunya rumah biasa mau dijual, bukan perusahaan,” timpalnya.

Sofi’i yang mengaku sebagai Admin PT Sumber Jaya membenarkan bahwa rumah yang dimaksud merupakan perusahaan dan bergerak di bidang obat -obatan (Pertanian,-red).

“Jelas ini perusahan, PT Sumber Jaya, kami disini jual sudah jadi, tinggal ke toko – toko, bukan produksi tapi langsung pemasaran. Harusnya kapasitas yang nanya ini instansi pemerintah,” cetusnya saat di Konfirmasi. Jum’at (11/6/2021).

Saat ditanya terkait tidak adanya plang perusahaan yang terpasang selama perusahaan menempati banguanan tersebut, Sofi’i justru berdalih jika perusahaan baru berdiri dan kemungkinan akan pindah tempat.

“Kita baru berdiri pak, baru berjalan, baru dua atau tiga tahun, gak selamanya juga kita disini, disini kita ngontrak,” katanya.

“Kita sudah sesuai dengan aturan pemerintah, aturan sudah kita ikuti, SIUP, SITU, semua, kita juga ke Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pedangan di izinin itu semua, apa lagi online sekarang. Selama ini gak ada loh yang dirugikan,” timpalnya.

Padahal sesuai aturan, syarat utama mendirikan suatu usaha terutama perusahaan, yang memiliki investasi ratusan bahkan miliaran rupiah wajib memasang papan nama, dan semua jenis usaha wajib memasang papan nama sebagai pajak reklame. Sesuai aturan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah. (Erw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed