oleh

Pesawaran Jadi Centra Pengembangan Ikan King Kobia di Indonesia

lintasberita.id- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona berharap Pesawaran bukan hanya menjadi sentra pengembangan ikan kobia, tapi sekaligus sebagai tempat industri pengolahannya. Hal tersebut di sampaikannya saat menghadiri temu lapang bersama Dirjen Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan serta sosialisasi kawasan King Kobia dan Panen Perdana, di Desa Durian, Kecamatan Padang Cermin, Kamis (20/2/2020).

“Ikan king kobia ini kan belum begitu trend, makanya saya juga minta kepada Dinas Perikanan untuk bisa mensosialisasikan ikan jenis ini di masyarakat. Dan saya juga minta agar masyarakat bisa diajari cara pengolahan ikan king kobia, sehingga nanti bisa ada industri rumahannya di Pesawaran,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung Ujang Komarudin menyatakan, bahwa untuk bisa memenuhi kebutuhan ikan king kobia, pihaknya siap untuk mendistribusikan benih ikan king kobia kepada Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan).

“Mulai tahun lalu (2019) kita mendistribusikan benih ikan king kobia sebanyak 32 ribu ekor, dan bisa mendapatkan panen sebanyak 76 ton ikan king kobia dan rencananya tahun ini (2020) kita akan distribusikan kembali benih ikan king kobia sebanyak 40 ribu ekor untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasar,” terangnya.

Dirjen Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto mengatakan, di tunjuknya Kabupaten Pesawaran menjadi sentra budi daya ikan king kobia, karena Pesawaran merupakan daerah yang konsisten melakukan pengembangan terhadap ikan king kobia.

“Ikan ini sebenarnya sudah mulai dikembangkan dan dibudidaya sejak mulai tahun 2006, dan di Pesawaran, khususnya di Desa Durian ini, merupakan daerah yang konsisten terus melakukan pengembangan budidaya, sehingga bisa panen ikan king kobia,” ujarnya.

Dikatakannya, untuk mendukung itu semua, pihaknya siap mensuport Kabupaten Pesawaran.

“Selain menjadi centra pengembangan ikan king kobia, kita juga akan tata mulai dari Ringgung, Sidodadi hingga Durian untuk dijadikan kawasan kuliner olahan ikan hasil budidaya, agar perekonomian warga bisa berjalan. Dan kami juga berharap pengembangan king kobia bisa berjalan sukses di Pesawaran dan Nasional,” kata Slamet. (Imron)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed