Ruwa Jurai

Plt Walikota: PPK Jangan Mau Ditekan

Bandar Lampung, Lintasberita- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung melantik dan mengambil sumpah 60 orang yang telah terpilih melalui 3 tahapan, yaitu seleksi administrasi, seleksi tertulis dan seleksi wawancara (interview). Acara pelantikan dan pengambilan sumpah digelar di Ballroom hotel emersia, Kamis (1/3).

Sekertaris KPU Drs. Zainuddin, M.Ip sebagai pelaksana mengungkapkan bahwa sebagai Gambaran umum, PPK merupakan rangkaian perencanaan dari Pemilu tahun 2019, yang dilaksanakan melalui 3 tahapan, yaitu seleksi administrasi, seleksi tertulis dan seleksi wawancara. “Untuk seleksi tertulis yaitu menggunakan komputer dan kami bekerja sama dengan fakultas mipa Unila, ini merupakan pertama kalinya kami lakukan, dan saya rasa di daerah lain belum ada yang melakukan hal ini (melakukan tes tertulis berbasis komputer). Setelah seleksi tertulis, para peserta menjalani seleksi wawancara untuk menggali pemahaman mereka terhadap seleksi tertulis itu,” ungkapnya.

Zainuddin menerangkan bahwa, ini dilakukan lebih selektif, karena pemilu tahun 2019 nanti pemilihan presiden dan pemilihan legislatif digabung sekaligus. Dan 60 orang yang dilantik dan diambil sumpah ini kemudian secara berturut-turut akan melakukan perekrutan untuk kelurahan dan tingkat RT, ujarnya.

Sementara, Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri menjelaskan, ke 60 orang yang dilantik ini merupakan perwakilan dari kecamatannya masing-masing, 1 kecamatan dipilih 3 orang jadi total seluruhnya 60 orang. “Saya berharap, untuk ke 60 anggota PPK yang dilantik dan diambil sumpahnya ini agar bisa profesional dan berintegritas,” harapnya.

Ditempat yang sama, Plt Walikota Bandar Lampung M. Yusuf Kohar mengatakan, ditangan anda, di pundak anda integritas terjaga, profesional kreatifitas anda harus netral.

“Ada kepala kesbangpol, ada camat yang membantu tapi anda berdiri sendiri, anda independen secara teknis, secara pekerjaan camat hanya memfasilitasi,” katatanya.

Yusuf Kohar juga berharap semua perangkat tidak bisa ditekan oleh siapapun, termasuk para camat dan pejabat lainnya, jika anda ditekan, anda bisa lapor kepada ketua KPU. “Saya tekankan anda netral, karena Sudah berapa kali kita pemilu mestinya ada peningkatan yang jelas, anda adalah anak bangsa yg berhasil, bertanggung jawab menjadi PPK. Anda yang memimpin, anda yang mengatur dikecamatan, anda memonitor petugas petugas dilapangan,” papar Yusuf Kohar. (us)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

5 + 1 =