Bandar Lampung Ruwa Jurai

PN Tanjungkarang Sosialisasi E-Litigasi

foto: istimewa
Ketua PN Kelas IA Tanjungkarang, Timur Pradoko (kanan)

lintasberita.id- Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan terhadap Hakim, Panitera, dan Jurusita dalam tata cara persidangan yang dilakukan secara elektronik.

“Sebelumnya Mahkamah Agung (MA) telah melauncing aplikasi E-Litigasi. Aplikasi ini nantinya untuk persidangan secara elektronik yang akan digunakan untuk Hakim, Panitera, dan Jurusita dalam memanggil para pihak secara elektronik,” kata Ketua Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang, Timur Pradoko Senin. (26/8).

Timur Pradoko menjelaskan, setelah melewati beberapa tahapan, Pengadilan Negeri Tanjungkarang ditunjuk sebagai percontohan untuk persidangan secara elektronik. Dengan adanya percontohan ini, diharapkan ke depan Pengadilan Negeri Tanjungkarang per tanggal 20 September 2019 sudah melakukan persidangan secara elektronik.

“Kalau pendaftaran secara elektronik seperti E-Court, E-Payment, E-Filing, dan E-Samin kan sudah. Sekarang MA tambah produk baru berupa E-Litigasi atau persidangan secara elektronik,” kata dia.

Aplikasi E-Litigasi atau persidangan secara elektronik tersebut nantinya akan berlaku untuk perdata biasa, gugatan sederhana, dan permohonan. Nantinya proses tersebut akan ada tanya jawab seperti pembacaan gugatan, replik, duplik yang dilaksanakan menggunakan secara elektronik.

“Nanti ada kesepakatan apakah kedua pihak akan menggunakan elektronik atau sidang biasa. Kalau menggunakan sidang elektronik mereka tidak perlu datang,” kata dia lagi.

Timur Pradoko berharap kedepan per tanggal 1 Januari 2020 semua pengadilan yang ada di seluruh Indonesia sudah bisa menggunakan persidangan secara elektronik atau menggunakan E-Litigasi.

E-Litigasi merupakan kelanjutan dari E-Court yang diberlakukan untuk perkara perdata. Dalam E-Litigasi ini, digitalisasi tidak hanya dilakukan dalam hal pembayaran perkara maupun biaya pemanggilan akan tetapi diperlakukan pula dalam tukar-menukar dokumen, jawab-menjawab, pembuktian, dan penyampaian putusan.

“Tujuan diberlakukannya E-Litigasi ini diharapkan proses peradilan bisa lebih cepat, dapat menjembatani kendala geografis, dan juga menekan tingginya biaya perkara sehingga manfaat yang didapat dari E-Litigasi ini dapat terpenuhinya asas peradilan sederhana, capat, dan berbiyaa ringan,” katanya (Eko)

Add Comment

Click here to post a comment

39 − 37 =

Lintas Berita di Twitter