oleh

Polsek Kedaton Tangkap Tersangka Pengeroyok Pelukis Mural

Tersangka Tri Julianta saat di wawancara awak media.

lintasberita.id- Tri Julianta (23) warga Jalan Indra Bangsawan No. 60 Kelurahan Rajabasa, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung ditangkap Unit Reskrim Polsek Kedaton, Minggu (15/9) dinihari.

Tri di tangkap setelah menganiaya pelukis mural underpas Universitas Lampung (Unila). Dia ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan Andre Sugiarto (36) warga Perum Polda Kelurahan Beringin Raya, Kemiling Bandar Lampung yang mengalami luka-luka dan evakuasi ke rumah sakit.

Kapolsek Kedaton Kompol M. Daud, mengatakan, bahwa penganiayaan dilakukan secara bersama-sama di underpass Unila Jalan ZA Pagar Alam, Gedung Meneng. “Pelaku ditangkap Polsek Kedaton setelah kami menerima informasi ada pengeroyokan tersebut,” kata Kompol M. Daud.

Polsek Kedaton juga mengamankan barang bukti batu, kayu, dan papan. Pihaknya juga mengejar empat rekannya yang melarikan diri. “Keempat rekannya yang diketahui identitasnya hingga saat ini masih dalam pengejaran tim,” ujarnya.

Kompol M. Daud menjelaskan, kronologis kejadian ketika pelaku sebanyak lima datang dari arah Natar menggunakan mobil Avanza warna silver BE 2468 CN dan menerobos jalan underpass yang ditutup karena ada pekerjaan mural/lukis dinding. Kemudian tiga pelaku meminta agar barang-barang untuk mengecat disingkirkan kemudian, tiba-tiba komplotan tersebut mengerumuni dan memukuli korban.

“Akibat kejadian tersebut korban mengalami kening sebelah kiri robek, kepala bagian atas robek, siku tangan kiri lecet, pinggang kiri lecet, punggung sebelah kanan lecet, dan lengan sebelah kanan lecet,” jelasnya.

Menurut Kompol Daud, sementara kejadian tersebut dikategorikan premanisme, sebab menurut pelaku, penganiayaan dilakukannya secara spontanitas karena merasa kesal ucapannya tidak diindahkan oleh para seniman ketika akan melewati underpas yang ditutup tersebut. “Sementara kami ketegorikan aksi premanisme, mereka diterima saat ditegur ketika hendak melewati underpas yang ditutup,” terangnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Kedaton guna pemeriksaan lebih lanjut. “Atas kejahatannya pelaku dipersangkakan Pasal 170 KUHPidana diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan,” pungkasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed