Pendidikan

Program Inkubator SD Global Surya, Melahirkan Juara Sains

Arga sekolah Global Surya (ft.istw)
Bandar Lampung, LB- Siang itu, jam dinding di kelas sudah menunjukkan pukul 15.20. Bel pulang sudah berbunyi sejak 20 menit lalu. Namun beberapa siswa dan seorang guru masih berada di ruang kelas 5 SD Global Surya.Mereka tampak asyik mengerjakan soal-soal dan sesekali disela dengan penjelasan sang guru. Salah siswa diantaranya adalah Argahaya Anum Indrajaya.

Arga dan beberapa siswa lainnya hari itu pulang lebih lambat karena sedang mengikuti kegiatan Olimpiade Sains. Kegiatan tersebut adalah bimbingan belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang dibimbing oleh Ms. Bulan Puspita Sari, S.T., guru SD Global Surya.

Menurut kepala SD Global Surya, Mukhamad Habibi, S.Pd.I, Olimpiade Sains adalah salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah tersebut. “Kami menyebutnya sebagai program Inkubator. Bedanya dengan ekstra kurikuler, jika ekstra kurikuler adalah pilihan sesuai minat bakat, di inkubator, sekolah telah memilih para pesertanya,” imbuhnya.

Tujuannya adalah untuk pembinaan dan mempersiapkan siswa-siswa untuk mengikuti perlombaan yang rutin diadakan setiap tahun.

Ketua Yayasan Sekolah Global Surya, Andi Surya, menyatakan, “kami terus mendorong para guru untuk berkerja keras mendidik siswa agar berprestasi terutama di bidang sains yang diharapkan akan memberi prestasi terhadap anak-anak didik Sekolah Global Surya, terbukti saat ini telah mulai muncul prestasi yang membanggakan”, ujarnya.

Tahun pertama, program ini baru mampu mengantarkan siswanya mendapatkan juara harapan 3 Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kecamatan Rajabasa untuk mata pelajaran IPA. Tahun kedua, hasilnya lebih baik, naik 2 peringkat. Tahun berikutnya pun sama. Pada tahun keempat, hasil itu mulai tampak jelas. Salah satu pesertanya atas nama Argahaya Anum Indrajaya mampu melaju ke tingkat Provinsi Lampung untuk Mata pelajaran IPA.

Arga, begitu ia akrab dipanggil, melaju ke OSN tingkat Provinsi setelah sebelumnya menjadi juara 2 OSN tingkat Kecamatan Rajabasa untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang diikuti oleh 51 siswa dari 17 SD/MI. Di tingkat Kota Bandar Lampung, Arga harus bersaing dengan 59 siswa dari 20 kecamatan. Di tingkat ini, putra dari pasangan Adolf Ayatullah Indrajaya dan Rahma Kurni Sri Utami kembali menempati posisi kedua. Sebagaimana ketentuan OSN bahwa 3 siswa yang memperoleh nilai tertinggi berhak untuk melaju ke tingkat selanjutnya. (Team/rls)

Add Comment

Click here to post a comment

+ 72 = 81