oleh

Proyek SPAM PUPR Tubaba Asal Jadi, Komisi III : Jika Tak Sesuai Bongkar Ulang

Lintasberita.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) melalui Sekretaris Komisi III Wawan Irawan, mendesak agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat tidak mentolerir hasil pekerjaan milik rekanan sebagai perpanjangan tangan Pemkab Tubaba yang terkesan asal- asalan dan tidak sesuai dengan petunjuk tehknis yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Hal tersebut diucapkannya dalam menyikapi adanya pemberitaan terkait pembangunan Sumur dalam terlindungi pada program Pengembangan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) di Tiyuh Agung Jaya dan Marcu Buana Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Setempat yang di duga adanya unsur akal- akalan dalam pemasangan pipa yang diperuntukan untuk mengaliri Air ke rumah- rumah warga.

“Saya minta Pemkab melalui Dinas PUPR tidak menerima hasil pekerjaan milik rekanan yang dikerjakan asal- asalan dan tidak sesuai dengan petunjuk pelaksana dan petunjuk tekhnis (juklak dan juknis) ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah,” ucap Wawan Irawan Sektretaris Komisi III DPRD Tubaba. Jum’at (20/08).

Dirinya menegaskan bahwa Dinas PUPR harus benar- benar memastikan hasil pekerjaan SPAM tersebut terutama di Tiyuh Agung Jaya yang dikerjakan CV. Lembak Indah dan di Marcu Buana yang dikerjakan CV.Tiara, jika tidak sesuai dirinya meminta agar dibongkar ulang dan tidak memberikan toleransi untuk oknum rekanan (kontraktor) nakal yang dapat merugikan uang negara dan masyarakat Tubaba.

“Apalagi biaya untuk konsultan pengawas itu cukup besar juga, seharusnya konsultan pengawas juga benar -banar kerja mengawasi pekerjaan tersebut, kalau pekerjaan itu tidak sesuai saya harap di bongkar saja dan jangan diterima sebelum pembangunan itu dikerjakan dengan benar, karena dikhawatirkan hasil pekerjaan tersebut tidak dapat bertahan lama sesuai dengan bahasa para pekerja dalam pemberitaan waktu lalu,” tegas Wawan. (Khoiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed