Headline

Puskesmas Gedongtataan Acuhkan Pasien BPJS

Puskesmas Rawat Inap Gedong Tataan. (foto: imr)

Pesawaran, lintasberita.id- Nasrin (50), warga Desa Padang Ratu Kecamatan Gedongtataan mengaku kecewa dengan ulah oknum pegawai Puskesmas Gedongtataan.

Nasrin mengaku dirinya kecewa lantaran saat keluarganya datang untuk berobat di puskesmas tersebut justru mendapat perlakuan dari salah satu dokter jaga yang terkesan enggan memberikan pertolongan dengan alasan yang tidak jelas.

“Adek saya kan tertusuk paku sehingga tangannya bengkak, nah saat di bawa ke Puskesmas salah satu dokter mengatakan bahwa adek saya harus bayar karena yang di alaminya adek saya tidak bisa menggunakan BPJS,”ujar Nasrin.

Namun saat dirinya meminta penjelasan tentang jenis-jenis penyakit yang tidak bisa menggunakan BPJS, oknum petugas tersebut mengaku tidak mengetahuinya bahkan menyarankan dirinya untuk menanyakan langsung ke Kantor BPJS setempat.

Akhirnya, kata dia, dirinya memutuskan untuk pergi ke kantor BPJS Pesawaran untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. “Pada saat saya ke kantor BPJS, saya langsung bertemu dengan pimpinan BPJS Pesawaran pak Erwin, disitu saya bertanya kepada beliau, kata pak Erwin suntik tetanus itu ditanggung oleh BPJS,” katanya.

Bahkan, ia menjelaskan, pihak BPJS sempat mendatangi Puskemas Gedongtataan untjk menkonfirmasi perihal menyangkut adik iparnya tersebut. “Pak Erwin itu sempat mencoba menghubungi Puskesmas Gedongtataan tapi tidak ada jawaban, setelah itu saya bersama dengan pak Erwin mendatangi Puskemas Gedongtataan,” jelasnya.

Setelah itu, ia menyatakan bahwa, adiknya tersebut langsung mendapatkan pelayanan berupa pengobatan terhadap penyakit yang di derita adiknya tersebut. “Setelah pimpinan BPJS nya turun langsung, adik saya langsung ditangani tanpa di pungut biaya,” ucapnya.

Akibat peristiwa tersebut, ia mengaku sangat kecewa terhadap pelayanan Puskesmas Gedongtataan. “Jujur saja saya sangat kecewa dengan adanya peristiwa tersebut. Dan saya berharap kepada pak Bupati dan anggota DPRD Pesawaran untuk bisa mengevaluasi kinerja Puskesmas Gedongtataan,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gedongtataan Dr. Imelda Carolina saat dihubungi terkait peristiwa tersebut belum bisa dikonfirmasi meskipun kondisi Handphonenya dalam keadaan aktif. (imr)

Berita Terkini

Add Comment

Click here to post a comment

− 1 = 1