oleh

Sekdes Bukit Raya Bantah Pungli BPNT, LSM Gempur Akan Lapor Polisi

Lintasberita.id – Sekretaris Desa (Sekdes) Bukit Raya, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, Triono membantah jika dirinya telah melakukan pungli kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayahnya, meski pemilik E-warung dengan gamblang menuding jika dirinya yang meminta sejumlah uang Rp5000 per KPM.

Menurut Suwasti pemilik E-warung, dirinya kaget dengan tingkah oknum Sekdes yang meminta kepada KPM untuk membawa sejumlah uang sebesar Rp5000 saat pengambilan beras dengan dalih sebagai upah lelah E-warung.

“Sebenarnya uang tersebut diminta oleh pak Sekdes sendiri, dengan aalasan buat upah lelah di saat membuatkan surat dan lain lainnya,” kata Suwasti.

“Saya bingung pak, kenapa pak Sekdes minta dengan KPM, sedangkan saya yang jadi kambing hitamnya setelah saya beri tahu semua KPM kalau uang Rp5000 itu saya berikan kepada pak Sekdes, karna yang minta itu bukan saya semua adalah permintaan pak Sekdes dan juga pak Sekdes sendiri yang ke sini langsung dengan saya dan KPM,” jelas Suwasti.

Namun, saat di konfirmasi terkait penemuan tersebut oleh media ini, Sekdes membantah jika semua itu tidak benar, ia mengklaim bahwa tidak pernah melakukan pungutan kepada KPM.

“Saya tidak pernah meminta kontribusi dari KPM apalagi memungutnya, sepiser pun enggak pernah. Terkait pemberitaan saya itu terserah, mau diberitakan lagi enggak apa- apa dan saya tidak tinggal diam, saya akan tuntut bahwa ini sudah pencemaran nama baik,” kata Triono. Rabu (22/9/2021).

Pada kesempatan itu juga, Damin selaku Kades Bukit Raya mengatakan terkait pemberitaan adanya pungli Rp5000 per KPM di desanya itu tidak benar.

“Saya sudah jelaskan itu tidak benar dengan ada nya dugaan tersebut,” kata Damin.

Pernyataan Kades Damin dan Sekdes itu justru memantik tanda tanya LSM Gempur, pasalnya Kades Damin seolah tau jelas dengan permasalahan pungli BPNT.

“Apa pun yang ditemukan oleh pihak media yang menyangkut pungli dan KKN ini harus harus benar- benar detail delik dan faktanya. Jika memang seperti dalam halnya penarikan- penarikan yang sering dilakukan oleh oknum -oknum yang tidak bertanggung jawab di program BPNT, demi masyarakat kita wajib mencari info dan bukti yang nyata. Dan jika memang terbukti, naik berita dan laporkan melalui lembaga ke Instansi yang terkait,” kata Ketua DPC LSM Gempur, Amir Hamzah saat di wawancarai di kediamannya. (Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed