oleh

Selain Pajak, Dugaan Pungli di Gunung Katun Tanjungan Mencuat

lintasberita.id- Satu- persatu dugaan permasalahan di Tiyuh (Desa) Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) nampaknya semakin terkuak.

Selain persoalan dana pungutan PBB, rupanya aparatur Tiyuh setempat juga diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) dengan memanfaatkan momen program Presiden Joko Widodo yakni cetak sawah tadah hujan.

Diketahui pada tahun 2018 lalu, program cetak sawah tadah hujan yang dikawal oleh Kodam Sriwijaya ini, diduga dijadikan ajang bisnis bagi Aparatur Tiyuh Gunung KatunTanjungan, yakni dengan memungut biaya kepada warga dan dijanjikan akan diberikan lahan persawahan. Namun hingga saat ini, lahan persawahan yang dijanjikan tak kunjung diberikan.

“Jadi, kami dipungut biaya bervariasi. Ada yang Rp.500 ribu, ada yang Rp. 1 juta per orang. Dana itu dipungut karena ada kegiatan cetak sawah tadah hujan yang dikawal oleh Kodam II/ Sriwijaya,” ungkap sejumlah warga Gunung Katun Tanjungan yang belum bersedia namanya ditulis, Kamis (6/2/2020).

Warga juga mengeluhkan, jika uang tersebut tidak dikembalikan meskipun mereka tidak diberikan lahan persawahan sesuai dengan janji.

“Waktu mereka minta uang itu dibahas dalam rapat, ratusan warga tertarik hingga membayarnya. Ini kami warga pegang kwitansi bukti pembayaran, kalau sampai sekarang tidak diberikan lahan persawahan, berarti mereka melakukan penipuan,” tuding warga.

Sayangnya mantan kepala Tiyuh setempat hingga saat ini belum berhasil di konfirmasi. (Khoiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed