oleh

September 2108, Imunisasi Campak Rubella Serentak

Bandar Lampung, Lintasberita- Masyarakat yang memiliki buah hati berusia sembilan bulan sampai dengan 15 tahun agar melakukan imunisasi massal Campak-Rubella, karena pada tanggal 1 Agustus akan mulai dilakukan serentak di seluruh indonesia sampai dengan September 2018 mendatang.

Gerakan ini digalakkan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, Unicef dan Dinkes Provinsi Lampung dengan menggelar Workshop kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) bagi seluruh insan media se-Provinsi Lampung di Auditorium Dinkes setempat, Senin (30/7).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana yang diwakili oleh Yeni Ekawati selaku Kepala seksi Surveylans dan Imunisasi mengatakan, bahwa campak rubella merupakan penyakit infeksi yang membahayan, yang disebabkan oleh virus campak dan rubella dan ditularkan pada percikan bersin atau batuk, karena penyakit campak Rubella sangat menular dan bisa mematikan.

Penyakit MR sangat bahaya dan bisa menyebabkan komplikasi yang serius didalam tubuh, bila sudah terkena penyakit Rubella tidak ada obatnya, jadi selagi belum terkena hanya satu obatnya imunisasi, kata Yeni Ekawati di depan awak media.

Lanjut Yeni, dampak MR meliputi diare, radang paru (pneumonia), radang otak, kebutaan, gizi buruk, bahkan kematian. “Imunisasi massal ini harus berjalan sesuai program gerakan ke seluruh daerah agar mencapai keberhasilan di seluruh Indonesia khususnya di Provinsi Lampung,” terang dia.

Meski anak pernah diimuniasasi campak atau terkena campak sebelumnya namun menurut Yeni, anak harus tetap mendapatkan imunisasi Campak Rubella (MR), agar mendapatkan kekebalan terhadap Rubella. “Mari Kita bersama mendorong kepada semua orang tua agar anak mendapatkan imunisasi MR agar tumbuh sehat dan cerdas. Lebih baik mencegah sebelum terkena, karna penyakitnya sangat membahayakan dari buta, tuli pendengaran dan sampai lumpuh total bagi seluruh tubuh anak,” jelasnya.

Imunisasi massal ini lanjut Yeni, merupakan kampanye untuk meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap MR yang dapat berakibat buruk bagi masyarakat sekaligus merupakan langkah awal dalam introduksi Rubella. “Karena program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Menteri Kesehatan RI. Untukl itu kami berharap penuh kepada kawan-kawan media di Provinsi Lampung, khususnya bisa memberi informasi pentingnya imunisasi MR, beritakan sebsik mungkin manfaat dsn bahayanya MRm agar anak anak bangsa indonesia bisa tumbuh sehat, dan keikutsertaan dalam workshop ini, sehingga gerakan kampenye imunisasi MR di Lampung sukses,” tandasnya.

Disisi lain, Kepala seksi Imunisasi Suvervisi Unicef Titi Sari menambahkan, Imunisasi Massal serentak ini bertujuan untuk menghambat perluasan penyakit berbahaya tersebut. “Rubella identik dengan kelainan jantung, katarak, tuli, lambatnya tumbuh kembang anak dan kerusakan jaringan otak, hayo lindungi anak dan keluarga kita dari bahaya campak Rubella,” pungkasnya. (rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed