Headline

Sidang Fee Proyek Lamsel, Jaksa Hadirkan Dirut RS Airan Raya

sidang fee proyek Lamsel, Dirut Airan Raya M. Iqbal menunduk (ft.istmw)

Bandar Lampung, LB- Sidang lanjutan kasus Fee proyek infrastruktur di lingkup Kabupaten Lampung Selatan dengan terdakwa Bupati Lampung Selatan (Nonaktif) Zainudin Hasan kembali di gelar di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Tanjungkarang Bandar Lampung, Senin (11/2).

Sidang dengan Majelis Hakim yang di ketuai oleh Hakim Mien Trisnawati itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan 11 orang saksi.

Dalam persidangan, Hakim Mien Trisnawati membongkar pembuktian Tindak Pindana Pencucian Uang (TPPU), suap fee proyek di Kabupaten Lampung Selatan dengan menghadirkan Komisaris Rumah Sakit (RS) Airan Raya Ridwan.

Untuk pertama kali Majelis Hakim Mien menanyakan beberapa pertanyaan kepada para jajaran Direksi RS Airan Raya.

“Saham PT Airan Raya yang telah dibeli oleh terdakwa Zainudin, berapa banyak,” tanya Mien Trisnawati kepada saksi M. Iqbal.
Saksi, M. Iqbal menjawab bahwa awal RS Airan Raya ini dibangun dananya dari dirinya dan Zainudin.

“Waktu itu kita bersama-sama untuk membangun rumah sakit ini. Beliau (Zainudin, -red) juga sudah menyumbangkan dananya sebanyak Rp3,7 miliar,” kata M. Iqbal.

M. Iqbal menambahkan, bahwa pembayaran saham dari Zainudin ke PT Airan Raya dibayar secara bertahap.

“Untuk pembayaran pertama pada tahun 2017 dengan jumlah setoran Rp1 miliar, kemudian di tahun 2018 sebanyak 200 ribu dolar,” ungkapnya.

Kemudian, Mien Trisnawati menanyakan lagi kepada M. Iqbal, apakah pembayaran angsuran saham itu terdakwa yang langsung memberikan.

“Apakah yang pembayaran langsung dari terdakwa,” tanya Mien Trisnawati.

Kemudian M. Iqbal menjawab, bahwasanya yang melakukan pembayaran itu bukan dari terdakwa melainkan dari transfer bank dan Agus Bhakti Nugroho yang disuruh oleh terdakwa sendiri untuk menghubungi kami memberitahukan bahwa dana sudah di transfer.

“Ya, kami tahu kalau itu dana dari beliau dan Agus BN yang menelpon,” timpal M. Iqbal. (eko)

Add Comment

Click here to post a comment

2 + 3 =

 

Lintas Berita di Twitter