oleh

Simpan Empat Paket Sabu, Warga Tiyuh Panaragan Diamankan Polisi

Lintasberita.id- Team Cobra dari Satuan Narkoba Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) berhasil mengamankan AD (43) warga Tiyuh (Desa) Panaragan RT/RW 02/02 Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Setempat atas dugaan penyalah gunaan narkoba jenis sabu.

Hal tersebut tertuang dalam Sprint/20/IX/2021/ tanggal 21 September dan Lp/A-342/IX/Spk T/Satres Narkoba/Res Tubaba/Polda Lampung, tanggal 21 September. Petugas mengamankan AD (43) di rumah kediaman pelaku yang berada di Rt/Rw 02/02, Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.IK., M.M. melalui Kasat Narkoba AKP Nasir Eden Panjaitan, S.H., M.H. mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di tempat permainan bola bilyard di samping rumah tersangka sering terjadi transaksi narkoba, dan narkoba tersebut didapatkan dengan cara membeli di wilayah Mesuji.

“Kemudian dilakukan penyelidikan dan pada hari Selasa 21 September 2021 dilakukan penangkapan terhadap AD (43) di lokasi permainan bola bilyard yang ada disamping rumahnya, dilakukan penggeledahan ditemukan empat paket narkoba jenis sabu yg disimpan di lubang kursi bambu yang ada diteras rumahnya, namun ketika akan dibawa ke polres tubaba dihadang oleh keluarga besarnya dan menimbulkan reaksi banyak massa, kemudian setelah diberi penjelasan dan pengarahan atau penggalangan serta penambahan personil dari Polres Tubaba, sekira jam 00.30 wib pelaku dapat diamankan dan dibawa Ke Mapolres Tubaba untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut”, ujarnya.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Sat Res Narkoba Polres Tubaba lalu ditemukannya barang bukti berupa empat klip plastik bening berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu,berat bruto 0,69 gram, satu unit HP android merk oppo warna silver, dan satu helai kertas tisu.

“Untuk pelaku terjerat pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun”, paparnya. (Khoiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed