oleh

“Tamat” Udin Muko Tewas Ditembak Polisi

lintasberita.id- Team Tekab 308 Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung mengamankan Udin Muko (40), warga Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung timur.

Udin Muko merupakan otak serangkaian aksi pencurian sepeda motor beberapa bulan terakhir di wilayah Kota Bandar Lampung dan sekitarnya (Jatiagung, Natar, Merbau Mataram, Lampung Selatan).

Udin Muko dikenal cukup licin dalam setiap gerak geriknya. Pasalnya, pada tahun 2001 silam, dia pernah terlibat dalam aksi perusakan hingga pembakaran kantor Mapolsek Jabung, Lampung Timur.

Bahkan,pria yang memiliki 3 orang anak itu, pernah melebarkan sayapnya di ibu kota Jakarta, dengan melakukan serangkaian aksi jejahatan jalanan.

Pada tahun 2013, Udin Muko Sempat merasakan dinginnya hawa penjara. Saat itu,Warga asal Jabung Lampung Timur tersebut nyaris tewas dihakimi massa yang memergoki aksinya ketika berupaya mencuri sepeda motor di salah satu rumah warga, di Kawasan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.

Kala itu Udin Mako babak belur dihakimi massa yang geram dengan peristiwa pencurian sepeda motor yang acap kali menghantui warga Lingkungan sekitar. Akibatnya, dia harus mendekam dibalik sel Mapolsektro Palmerah.

Belum genap setahun merasakan dingin dan pengapnya udara jeruji besi, sang perantau aksi kejahatan itu bisa kembali menghirup udara segar. Berbekal pengalamannya tersebut, dia kembali menjadi raja jalanan.

Tak hanya di Lampung kampung halamannya, Udin Muko cukup dikenal aparat Kepolisian di wilayah Jabodetabek, setiap kali menerima laporan kasus pencurian sepeda notor. Udin Mako memiliki keahlian mencuri sepeda motor tanpa meninggalkan jejak atau para korbannya tak sadar jika menjadi target incarannya.

Belakangan diketahui, adik kandung Udin Muko tewas setelah diamuk massa di kawasan Bumiwaras Bandar Lampung. Saat itu, Hermansyah meregang nyawa setelah dihakimi warga yang memergoki dan mengejarnya hingga mengalami luka cukup serius meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Abdoel Moeloek Bandar Lampung.

Atas indikasi tersebut, Udin Muko berniat membalas dendam atas kematian adik kandungnya tersebut, dengan gencar melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah kota Bandar Lampung dan sekitarnya.

Udin Muko,Tewas setelah terlibat baku tembak dengan Tim Resmob Polresta Bandar Lampung, saat beraksi di Jalan Mayor Sukardi Hamdani, Labuhan Ratu, Bandar Lampung pada Sabtu (28/9/2019) sekitar jam 10.00 Wib.

Direktur Kriminal Umum (Dir Krimum) Polda Lampung Kombes Pol. Barly Ramadhani mengatakan, bahwa sebelum di tangkap pelaku Udin Muko melarikan diri ke rumah warga sembari menembakan senjata api ke arah petugas.

“Sebelumnya terjadi baku tembak antara petugas dengan pelaku yang berusaha melarikan diri ke rumah warga, pelaku menembakan senjatanya ke arah petugas sebanyak enam kali. Karena membahayakan petugas dan warga sekitar sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dan akhirnya pelaku meninggal dunia setelah terkena tembakan,” kata dia saat di konfirmasi melalui pesan Whatsapp kepada wartawan, Sabtu (28/9).

Barly menambahkan, saat dilakukan penangkapan pelaku Udin Muko menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat warna biru putih yang merupakan hasil curian di wilayah hukum Polsek Kedaton.

“Dari pelaku kita amankan satu buah kunci letter T, Senpi rakitan dengan 5 buah selongsong 9 mm bekas tembakan, pisau dan satu buah jaket dan satu unit motor Honda Beat warna biru putih,” terangnya.

Saat ini Jenazah Udin Muko sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. (Eko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed