Daerah

Undang Sejumlah Media , Bawaslu Lamsel Bantah Beri Rekom AS Bagi Sembako Ke Relawan

(Foto by. Team 10/4)

FPII Lampung bersama LSM dan Awak media hadiri keterangan pers Bawaslu Lansel terkait sembako AS.

Lampung Selatan, LB- Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) Lampung Selatan mengundang sejumlah media yang tergabung sebagai media patners organisasi Pers Forum Pers Independent Indonesia ( FPII ) Wilayah Lampung dalam rangka memberikan keterangan Pers berkaitan pemberitaan yang sedang viral di media masa terkait AS Calon Legeslatif Provinsi Lampung dari Dapil 2 Lampung Selatan dari partai Nasdem.

Dalam keterangan yang sampaikan Ketua Bawaslu Lampung Selatan Hendra Fauzi di dampingi divisi hukum Bawaslu Zaky kepada beberapa awak media, di ruang rapat kantor Bawaslu Lampung Selatan di jalan Lintas Sumatera, Kalianda (10/4/2019).

Bahwa Bawaslu Lampung Selatan tidak pernah di datangi atau di hubungi AS untuk meminta rekomensasi guna membagikan ribuan kantong sembako dan sejumlah uang kepada ribuan relawan AS.

“Kami tidak pernah memberikan rekomendasi kepada AS terkait pemberian ijin untuk memberikan sembako atau pun sejumlah uang ” kata Hendra Fauzi.

Hendra Fauzi pun mengajak kepada semua media terutama media partners FPII dan beberapa LSM yang hadir untuk bersama – sama melakukan pengawasan terhadap kegiatan Pemilu tahun 2019 ini.

“Bila benar dan terbukti AS membagikan ribuan bungkus sembako dan sejumlah uang kepada ribuan relawannya maka itu merupakan pelanggaran hukum, karna sembako tidak termasuk dalam dua belas item yang diperbolehkan untuk diberikan kepada pemilih ketika berkampanye,” timpalnya.

Menurut Hendra Fauzi Bawaslu selama ini fokus melakukan sosialusasi pencegahan, tetapi bila ada pelanggaran di lapangan tentunya akan diberikan tindakan sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan calon.

Sementara Divisi Hukum Bawaslu Lampung Selatan Zaky mengatakan, apsbila terbukti adanya bagi – bagi sembako, tentunya hal tersebut termasuk pelanggaran, dan tentunya ada pidananya.

“Untuk tranportasi relawan pun tidak boleh diberikan berupa uang, karna termasuk pelanggaran ” terang Zaky.

Seperti penbritaan sebelumnya, ketika AS di temui sejumlah media di kediamannya di Bandar Lampung dengan barang bukti lebih dari lima ribu bungkusan berisi minyak goreng kemasan dan gula (7/4), AS mengakui berani dan telah memberikan ribuan bungkus sembako dan sejumlah uang transportasi kepada relawannya, lantaran sudah mendapat ijin dan rekomendasi dari Bawaslu.

Sementara sejumlah awak media dan LSM yang memenuhi undangan Bawaslu Lampung Selatan rabu 10/04 antara lain Ketua Sekretariat Wilayah organisasi Pers FPII Provinsi Lampung, Ketua DPD Persatuan Pewarta Warga Indonesia ( PPWI ) perwakilan LSM Topan -RI , LSM Gempar, awak media. (Team/rls)

RelatedPost

Add Comment

Click here to post a comment

64 + = 69