Headline Kriminal

Vonis 15 Tahun Penjara, Muchlis Ajie Ajukan Banding

Mantan Kalapas kelas II B Kalianda Muchlis Ajie (ft.eko)

Bandar Lampung, LB- Mantan Kalapas Kelas II B Kalianda Lampung Selatan Muchlis Ajie (52), ‎di vonis selama 15 tahun penjara dan denda Rp. 1 Miliar subsider 3 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Kelas 1 A Tanjungkarang Bandar Lampung, Rabu (6/2).

Dalam sidang dengan Majelis Hakim yang di ketuai oleh Mansyur itu, terdakwa Muchlis Ajie terbukti telah melakukan permufakatan jahat dengan menawarkan jual beli dan menjadi perantara narkoba di Lapas Kalianda.

Vonis hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roosman Yusa, sebelumnya Jaksa menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 20 tahun.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan majelis hakim, seperti, hal yang memberatkan terdakwa yakni seorang kepala Lapas yang mesti nya memberi pelajaran dan efek jera kepada para Napi, bukan sebaliknya yaitu memberi kemudahan bagi para Napi berdagang narkoba di Lapas. Dan hal yang meringankan yakni terdakwa berlaku sopan dalam persidangan.

Muchlis Ajie telah memberikan kemudahan terhadap Napi yang ditangkap BNNP Lampung, yakni Marzuli, karena kedapatan mengendalikan sabu seberat 2,7 kilogram dan 4.000 butir pil ekstasi, dibantu Rechal Oksa Hariz seorang oknum Sipir Lapas, dan Brigadir Adi Setiawan seorang oknum polisi.

Atas perbuatannya, Muchlis Ajie dijerat pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Vonis 15 Tahun penjara terhadap terdakwa itu, langsung mendapatkan respon dari terdakwa maupun kuasa hukumnya, di hadapan Majelis Hakim pihak terdakwa menyatakan banding. Sementara Jaksa Roosman Yusa j‎uga menyatakan banding atas Vonis Majelis Hakim tersebut. (eko)

Add Comment

Click here to post a comment

− 1 = 2