oleh

Waduh.! Pengurus ISSI Tubaba Pejabat Pemkab

lintasberita.id- Kepengurusan Kabupaten (Pengkab) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) periode 2020-2024 di monopoli sejumlah pejabat teras setempat. Hal itu terungkap dalam pelantikan pengurus ISSI Tubaba yang berlangsung di Uluan Nughik Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (12/2/2020) kemarin.

Kepengurusan ISSI Tubaba tersebut, di lantik langsung Ketua Umum ISSI Pengurus Provinsi Lampung Ricard Tanoto. Berdasarkan Surat Keputusan, jajaran kepengurusan Kabupaten Tubaba diketuai oleh Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Ahmad Heriyanto, kemudian Kadis Pendidikan Budiman Jaya sebagai Sekertaris dan Dedi Robiansyah yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tubaba di percaya sebagai bendahara.

Selain melibatkan pejabat eselon II, sejumlah pejabat eselon III juga mengisi kepengurusan ISSI Tubaba. Pelantikan yang terkesan sederhana namun wah, dihadiri langsung Bupati Umar Ahmad, Kapolres Tubaba AKBP Hadi Saepul Rahman, dan ASN di lingkup Sekretariat Pemkab setempat.

Banyaknya ASN yang terlibat dalam kepengurusan ISSI Tubaba, menimbulkan kesan elit di tubuh organisasi yang didirikan tepat pada hari peringatan Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei 1956 silam, di Kota Semarang dan merupakan organisasi pusat dari seluruh perkumpulan balap sepeda di Indonesia.

Kehadiran ISSI ini menambah khasanah organisasi olahraga di Tubaba. Masyarakat berharap dengan banyaknya pejabat teras yang terlibat dalam kepengurusan, dapat membawa prestasi bagi pembalap sepeda di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini.

Salah satunya diungkapkan Wahidin (28) Warga Gunung Menanti Kecamatan Tumijajar, dia berharap ISSI Tubaba tidak dijadikan alat untuk mengeruk keuntungan pribadi. Ia beralasan dengan jabatan eselon yang mereka emban, jelas mempunyai ruang untuk menentukan porsi anggaran bagi ISSI.

“Pengurusnya kan rata-rata ASN, ada juga Kadisnya, tentunya sudah terbiasa dengan penganggaran, semoga saja organisasi ini (ISSI) tidak dijadikan ajang korupsi mereka,” harapnya.

Sementara, menurut Yadi, warga setempat mengaku sudah beberapa organisasi di Kabupaten Tubaba yang didalamnya terdapat pejabat.

“Kami berharap para pejabat tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat umum di Kabupaten Tubaba ini, kalau soal anggaran hibah dari pemerintah nggak harus pengurus organisasinya pejabat kan,” ucapnya. (Khoiri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed