oleh

Warga Tak Masuk PKH dan BNPT, Bupati Dendi Bantu 5kg Beras Sebulan

Lintasberita.id- Puluhan ribu masyarakat yang tidak masuk dalam kategori penerima manfaat bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dan BNPT (Bantuan Pangan Non Tunai) bakal menerima bantuan beras 5kg per bulan. Hal itu dikatakan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona dalam kegiatan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat, di Balai Desa Bagelen, Minggu (19/4/2020).

“Saat ini, pemerintah pusat mengelontorkan dana untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak corona, yang bukan penerima PKH dan BPNT, yakni beras 5kg atau sembako perbulan, yang mana kita ketahui bersama semua masyarakat bukan hanya di Indonesia bahkan dunia mengalami hal yang sama terdampak corona,” ucap dia.

Selain itu, pemerintah Kabupaten Pesawaran juga juga akan menyalurkan bantuan masyarakat terdampak pemutusan kerja (PHK), dan ini sedang dalam pendataan dan diberikan bantuan, sebesar Rp250-300 ribu perbulan, sesuai kriteria nya.

“Untuk yang terkena PHK nanti juga akan diberikan bantuan, saat ini masih didata, kemudian akan ada stimulus, terkait dampak perekonomian terhadap 6000 UKM yang mengalami penurunan omset, nanti perbulan mendapatkan bantuan sembako,, dan semuanya akan dilakukan secara bertahap” ucap dia.

Dendi juga menjelaskan, dalam penyaluran bantuan sosial ini ada anggaran yang besar, dan Pemkab Pesawaran bersinergi dengan TNI/Polri dan Kejaksaan agar bantuan yang turun tidak di salahgunakan.

“Terkait anggaran corona kami sudah koordinasi dengan kejaksaan dan aparat kepolisian, Setiap dapat anggaran kami lapor BPKP dan semua nanti kita laporkan,” jelas dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran, Paisaludin mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Kabupaten Pesawaran yang telah menyalurkan program bantuan pangan bagi masyarakat ditengah pandemi Virus Covid-19.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pak Bupati yang telah menyempatkan waktunya meskipun hari libur namun tetap datang untuk memberikan bantuan secara simbolis terhadap masyarakat,” ujar dia.

Politisi Partai Amanat Nasional tersebut pun meminta Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk lebih intens dalam memberikan bantuan kepada masyarakat karena dampak luar biasa yang dirasakan langsung oleh masyarakat dibawah.

“Intinya di masa pandemi corona ini masyarakat butuh bantuan, jika sebelumnya kita hanya nyemprot nyemprot saja dan bagi masker, sekarang warga bisa menikmati bantuan sembako,” tutur dia.

Kemudian, Paisaludin juga mengingatkan Pemkab Pesawaran dalam menjalankan program pencegahan penyebaran virus Corona untuk lebih berhati hati dalam menggunakan anggaran agar tidak terjadi korupsi.

“Kita tau, anggaran untuk penanganan Corona ini luar biasa, saya meminta agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang maupun korupsi, jangan sampai corona selesai ada Kepala Dinas kita yang masuk penjara karena korupsi,” terang dia. (im/ref)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed